Pecinta Kicau Mania, Inilah Manfaat Memelihara Burung Bagi Kesehatan

Pecinta Kicau Mania, Inilah Manfaat Memelihara Burung Bagi Kesehatan

Memelihara burung tidak hanya untuk menghibur diri saja. Akan ada banyak manfaat psikologis serta kesehatan lainnya yang dapat diperoleh. Di mana kalian akan merasakan bahagia dan ceria saat mendengar suara siulan burung peliharaan. Kini mulai banyak beragam komunitas burung berkicau seperti burung kenari, murai, anis, lovebird, kacer, cucakrowo, dan masih banyak lagi.

Biasanya untuk para komunitas pecinta burung yang antik, mereka melihat sisi bisnis melalui kicauan burungnya. Banyak para pecinta burung yang berkumpul bersama komunitas sekedar untuk sharing informasi seputar perkembangan burung dan pengalaman memelihara burung. Perlu kalian ketahui juga, untuk para pecinta burung akan banyak beberapa manfaat yang bisa kalian nikmati, siamk lengkapnya pada daftar di bawah ini.

Manfaat yang Akan Diperoleh Oleh Para Komunitas Pecinta Burung

1. Mengurangi Tingkat Stres

Suara merdu burung yang dapat kita dengar itu dapat membawa pikiran yang penat menjadi tenang. Selain itu,  kalian juga akan memperoleh manfaat menghilangkan stres dan menurunkan tekanan darah melalui memelihara burung. Hal ini bisa kalian peroleh, karena setiap burung yang ada memiliki jenis suara yang berbeda.

2. Interaksi Sosial

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa memelihara burung dapat membangkitkan jiwa interaksi sosial serta menjaga kesehatan mental kalian. Di mana hal ini dapat kita lihat dari banyaknya para komunitas pecinta burung berkicau. Saat kita seddang berinteraksi dengan burung peliharaan akan terasa bahagia dan menyenangkan.

3. Menumbuhkan Sikap Empati

Untuk kalian para pecinta burung berkicau, kalian dapat berinteraksi dengan melalui , memberikan makan, membersihkan kandang, da lain sebagainya. Tidak hanya itu, dengan cara ini dipercaya dapat menumbuhkan rasa empati anak terhadapt makhluk hidup lainnya. Dengan terbiasa memelihara peliharaan burung ini, kalian akan terbiasa terbangun rasa empati dalam menolong oranglain maupun hal lain sebagainya.

4. Menghindarkan Terkenanya Demensia

Saat seseorang dirinya memasuki lanjut usia, maka resiko terkjena demensia lebih besar. Demensia merupakan sekumpulan gejala-gejala penyakit yang dapat mempengaruhi berbagai cara berpikir. Di mana burung ini juga terkenal sebagai teman penghibur, yang dapat berguna melatih otak kalian dalam mempromosikan berbagai fungsin kognitif yang baik.

5. Burung Dapat Menciptakan Energi Baru

Seperti sedang berlibur di alam terbuka, kalian akan merasakan nuansa segar dan menyenangkan hanya dengan melalui kicauan burung. Memelihara burung dapat memotivasi pemilik untuk dapat bekerja lebih giat, karena akan adanya energi baru yang terlalu terisi di setiap melihat maupun mendengar suara burung.

6. Mempertajam Keterampilan Motorik

Tahukah kalian, bahwa adanya sebuah penelitian di mana kita akan memperoleh manfaat positif, ketika manusia memberi makan burung sama dengan halnya untuk melatih kesempatan motorik diri. Memelihara burung juga dapat dijadikan sebagai terapi melatih jari-jari yang kaku. Selain itu, burung peliharaan juga dapat mengusir kesepian dan menghibur kita disaat sendirian.

7. Menjaga Kesehatan Mata

Burung sangat senang bergerak kesana kemari dengan leluasa, meskipun dalam sangkar sekalipun. Di mana dengan melihat berbagai macam gerak-gerik burung, mata kalian akan ikut terlatih untuk dapat bergerak mengikuti segala pergerakan burung. Secara tidak langsung, hal ini sama dengan melakukan senam mata.

Itu dia 7 daftar manfaat yang akan diperoleh para komunitas pecinta burung. Sekian informasi manfaat ini kami sampaikan, semoga artikel ini dapat membantu para sobat dalam menambah informasi serta pengetahuan, terima kasih.

Bicons, Komunitas Pecinta Burung Antik Sejak 1999

Bicons merupakan sebuah komunitas yang sangat peduli dan memperhatikan habitat serta pelestarian burung-burung di alam bebas.  

Komunitas ini telah dibangun sejak 20 September 1999. Biasanya, komunitas burung dibangun untuk orang-orang yang merupakan pecinta burung berkicau yang sering dilombakan dalam berbagai kontes dan perlombaan.  

Berbeda dengan Bicons, mereka merupakan kumpulan orang yang benar-benar memiliki kepedulian cukup besar terhadap habitat dan pelestarian burung. Mereka memiliki tujuan utama yaitu upaya konservasi burung.  

Bird Conservation Society 

Bicons dibangun oleh beberapa orang yang memiliki kepedulian terhadap habitat dan pelestarian burung.  

“Birdcons ini basicnya orang-orang yang memiliki hobi pengamatan burung. Salah satu pendirinya yakni Dani Heryadi mahasiswa Biologi Unpad. Awalnya untuk mengaplikasikan ilmu yang diajarkan saat praktikum, salah satunya jalan jalan mengamati burung. Dari situlah awal berdirinya Bicons,” ujar salah satu koordinator Komunitas Bicons, Abdul Rahman Hafif.  

Ada juga kegiatan rutin yang biasa dilakukan komunias ini, yaitu melakukan pengamatan burung di taman-taman kota. Kegiatan ini dinamakan Sunday Bird Watching.  

Sesuai namanya, kegiatan ini rutin dilakukan setiap akhir pekan di hari Minggu pagi. Lokasinya berada di Taman Ganesha.  

Namun, sejak Taman Ganesha dipugar, lokasi pengamatan menjadi berpindah-pindah seperti di Taman Maluku. Namun, untuk saat ini kegiatan pengamatan burung dilakukan di Kampus Unpad Jatinangor.  

Pemilihan Taman Ganesha sebagai lokasi pengamatan bukan tanpa alasan. Lokasi ini dinilai strategis dan banyak dihuni oleh puluhan jenis burung.  

Dari pengamatan komunitas ini, setidaknya ada 50-60 jenis burung yang bersarang disini. Seperti burung Betet, Perkutut, Kowak Malam Kelabu, dan lain-lain.  

Untuk melakukan pengamatan, komunitas ini biasanya membawa alat bantu pengamatan seperti teropong dan monokuler. Tujuannya adalah agar burung yang diamati dapat terlihat secara jelas.  

Kegiatan ini juga tak hanya sekedar pengamatan tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk sama-sama menanamkan kecintaan terhadap habitat burung yang mulai banyak diburu.  

Kegiatan ini juga selalu berhasil menarik masyarakat untuk bergabung. “mereka mengamati burung melalui alat yang kami bawa, kemudian kami ceritakan tentang burung yang diamati” Kata Hafif.  

Komunitas ini juga sering melakukan riset mengenai keanekaragaman hayati yang ada di kota Bandung. Mereka mendatangi taman-taman kota dan mendata beragam tumbuhan serta hewan yang ada di taman.  

“kami datang ke kota-kota lalu mendata apa saja yang kita temui. Burungnya apa saja, mamalia apa saja termasuk juga pohonnya kami data juga” kata Hafif.  

Selain itu, komunitas ini juga sering diundang untuk memberikan materi sekolah. Materi yang diberikan biasanya seputar pendidikan lingkungan hidup. Tidak hanya soal burung saja.  

Jumlah anggota di komunitas saat ini ada 50 orang dengan jumlah anggota aktif sekitar 20 orang. Anggota di komunitas ini datang dari berbagai latar belakang yang memiliki kecintaan sama terhadap lestarinya burung. Mulai dari mahasiswa hingga pegaia swasta.  

Jika kalian tertarik untuk bergabung, kalian bisa mengikuti kegiatan-kegiatan di komunitas. Biasanya, agenda kegiatan akan di sebar melalui sosial media seperti facebook, twitter, dan website.  

Itulah informasi seputar Bicons, komunitas pecinta burung yang berbeda dari yang lainnya. Jika kalian juga mengaku sebagai penggemar burung, akan lebih baik jika kalian ikut menjaga habitatnya dan tidak merusak atau menangkapnya.  

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian para penggemar burung antik.