Deretan Burung Antik Dengan Jambul yang Unik & Menawan

Burung merupakan salah satu hewan yang ada di dunia ini dan memiliki beragam jumlah dan variannya. Bahkan tidak sedikit berbagai jenis burung yang disukai oleh para komunitas pecinta burung. Banyak berbagai burung jambul yang memiliki jambul di atas kepalanya, bahkan jambul tersebut terbuat daru bulu plumulaceous yang artinya adalah bulu lunak dan dapat ditekuk. Jambul pada burung ini juga akna memberikan penampilan yang lebih atraktif serta menarik. Dimana burung ini memiliki jambul yang indah dan menawan. Kali ini, kami akan mengenalkan kepada kalian daftar burung antik yang memiliki jambul yang unik dan juga antik. Simak daftar lengkapnya di bawah ini.

Daftar Burung Antik yang Memiliki Jambul yang Unik

1. Guinea Turaco

Daftar yang pertama ini merupakan sebuah hewan berjenis Guinea Turaco atau (Tauraco Persa) yang terlihat mirip dengan rambut mohawknya seperti dicat hijau. Jambul yang dimiliki burung jenis ini memiliki panjang sekitar 2 inci atau setara dengan 5 cm menjadikan fitur tubuh paling mencolok yang ada di badannya. Selain itu juga FYI, Guinea Turaco juga merupakan seekor burung berukuran sedang yang hidup dalam sebuah sabana dan juga hutan yang ada di Afrika. Dimana kepala an dada yang berwarna hijau dan pada bagian belakang serta ekor burung ini memiliki warna yang didominasi oleh warna ungu gelap. Untuk jenis makanan yang ia sukai adalah buah, bunga, dan juga tunas tanaman.

2. Merpati Nicobar

Selanjutnya adalah jenis burung yang biasa kita temui pada jenis burung Merpati. Tetapi berbeda hal dengan burung Merpati Nicobar ini, dimana burung ini dilengkapi dengan bulu hijau yang berwarna warni. Bahkan burung ini juga memiliki bulu panjang yang berwarna kehijauan pada leher bagian atas. Bahkan tidak sedikit para ilmuwan yang mengatakan merpati Nicobar ini sebagai kerabat daripada burung dodo yang saat ini telah punah keberadaan populeasinya.

3. Burung Emas

Burung satu ini merupakan salah satu jenis burung tercantik yang ada di dunia. Burung ini memiliki nama lain yaitu Chrysolophus pictus, burung jantan jenis ini memiliki warna cerah dan juga mengagumkan mata. Sedangkan untuk jenis betinanya memiliki warna cokelat kusam. Burung ini memiliki jambul kuning yang oanjang dan mirip seperti rambut prang manusia. Proporsi panjang tubuh burung ini sendiri tidak seimbang dengan rentang sayap miliknyanya. Panjang burung ini dapat mencapai sebesar 90 hingga 105 cm untuk jenis pejantan dan ukuran 60 hingga 80 cm untuk jenis betina. Rentang sayapnya sendiri hanya sebesar 65 hingga 75 cm. Oleh sebab itu tidak heran jika burung ini lebih sering berlari dan juga berjalan dibandingkan terbang.

4. Royal Flycatcher

Dan yang terakhir adalah jenis burung royal flycatcher (Onychorhynchus coronatus) yang memiliki jambul berbentuk seperti layaknya sebuah kipas yang spektakuler. Burung ini memiliki warna kuning dengan aksen hitam. Burung ini sendiri dapat kalian temukan sendiri atau berpasangan di kanopi yang terbuka. Sarang yang digunakan burung ini juga menarik, dimana panjang sarangnya sendiri dapat mencapai 60 hingga 80 cm yang digantungkan pada dahan pohon yang dibangun rendah di atas aliran air. Sarangnya sendiri terbuat dari bahan material rumput, serat tanaman, daun mati hingga lumut hijau.

Nah itu dia bebebrapa jenis burung di dunia yang antik dan unik pada bagian jambul yang dimilikinya.

Daftar Burung yang Memiliki Paruh Unik & Antik

Seperti yang kita tahu, burung merupakan salah satu hewan yang sangatlah beragam. Dimana dari banyaknya burung yang tersebar dalam bumi ini memiliki berbagai bentuk yang terbilang unik dan juga antik. Nah, kali ini kami akan mengenalkan kepada kalian beberapa jenis burung yang ada di dunia ini dengan berbagai daerah asal yang memiliki paruh yang unik dan membuatnya terlihat dan terkesan sebagai burung antik. Yuk, langsung saja daripada penasaran simak lengkapnya berikut ini.

Deretan Nama Burung Antik yang Memiliki Bentuk Paruh yang Unik

1. Rangkong Badak

Daftar yang pertama ini merupakan salah satu jenis burung yang hidup di hutan hujan yang ada di daerah Provinsi pulau Kalimantan. Burung jenis ini memiliki paruh yang besar dengan cula yang berongga di atas paruhnya. Cula ini berfungsi sebagai memperkeras suara panggilan mereka. Dimana burung ini juga memerlukan waktu selama 5 tahun yang mampu menumbuhkan cula ini.

2. Burung Tukan Toco

Selanjutnya adalah salah satu jenis burung yang sering disebut juga sebagai burung (Ramphastos toco) yang hidup dalam sebuah hutan hujan Amerika Selatan. Burung jenis ini memiliki paruh yang sepanjang 19 cm dengan paruh yang cukup besar. Paruh ini juga besar serta ringan, dimana biasanya paruh ini digunakan untuk mengambil buah di dahan yang jauh untuk bisa digapainya.

3. Burung Kolibri

Burung jenis satu ini hidup di daerah asal Amerika Utara dan Amerika Selatan. Dimana burung ini juga telah memiliki sebuah paruh yang kecil serta panjang. Burung ini juga terkenal sebagai burung yang memiliki paruh yang lebih panjang daripada tubuh miliknya. Paruh yang dimiliki pada burung ini juga dapat berguna sebagai pengambil berbagai nektar yang ada di dalam sebuah bunga.

4. Burung Pelikan Putih Amerika

Berikutnya adalah salah satu jenis burung pelikan putih asal dari sebuah negara Amerika yang sering juga disebut sebagai burung (Pelecanus erythrorhynchos) yang sangatlah unik. Dimana pada paruh bagian bawahnya, burung ini dapat melar seperti elastisnya sebuah karet. Keunikan burung ini terlihat pada paruh bagian bawahnya yang bisa diigunakan untuk mengangkut air. Bagian atas paruhnya ini juga muncul sebagai piringan layaknya sebuah tanduk burung.

5. Ibis Sendok Mawar

Dan yang terakhir adalah sebuah jenis burung yang bernamakan Ibis Sendok Mawa atau disebut juga sebagai Platalea ajaja yang telah hidup di daerah Amerika Selatan. Burung jenis ini memiliki sebuah paruh yang hampir serupa dengan bantuk sebuah sendok. Paruh ini berfungsi saat dirinya tengah mencari makanan. Ibis ini akan memasukkan paruh sendoknya ke dalam air, saat ia sudah menemukan ikan yang bisa ia makan, ia akan menjepit ikan tersebut serta mengangkatnya keluar dari air tersebut untuk dikonsumsinya.

Nah itu dia beberapa 5 daftar jenis burung yang bisa kita kenalkan kepada kalian. Jenis burung yang kami sebutkan di atas ini merupakan jenis burung yang memiliki berbagai keunikan pada bentuk paruhnya. Di mana burung-burung jenis ini juga dikenal sebagai jenis burung yang memiliki berbagai keunikan pada paruh miliknya. Paruh tersebut juga memiliki bentuk yang menarik dan unik untuk ia bisa gunakan dalam melengkapi berbagai kebutuhan miliknya. Nah itu dia beberapa rekomendasi yang bisa kalian ketahui dengan berbagai jenis bentuk paruh yang dimilikinya.

Daftar Jenis Burung Dengan Bentuk yang Aneh & Unik

Bumi ini dipenuhi oleh beragam jenis spesies hewan yang unik serta menarik. Tetapi tidak semua orang mengetahui seluruh jenis hewan di dunia ini. Seperti salah satunya adalah burung, burung merupakan salah satu contoh jenis hewan yang sering sekali kita jumpai, tetapi sudah dipastikan tidak semua jenis burung yang ada di dunia dapat diketahui seluruhnya. Menurut penelitian sendiri, terdapat sekitar 10.500 jenis spesies burung yang dapat kita kenal dari 21.000 subspesies jenis burung yang belum kita ketahui. Banyak juga ya sobat, bahwasanya masih ada 50% jenis spesies lagi yang belum kita ketahui.

Kali ini kami akan membagikan informasi seputar spesies burung yang memiliki jenis bentuk dan warna serta juga perilaku yang dimiliki mereka. Penasaran tidak dengan jenis hewan berbentuk unik berikut ini? Yuk, langsung saja simak daftar lengkapnya berikut ini.

Jenis Spesies Burung yang Memiliki Bentuk Aneh Serta Unik

1. Cock-of-the-rock

Jenis yang pertama ini merupakan burung asli asal Amerika Selatan. Dimana kalian dapat menemukan jenis burung satu ini di daerah tropis dan juga subtropis. Burung jenis jantan ini juga memiliki bentuk yang luar biasa di atas puncak kepalanya, dimana akan ada berbentuk kipas angin yang menonjol agar dapat menarik perhatian betina.

2. Golden Pheasants

Selanjutnya adalah jenis burung yang berasal dari China yang tinggal di Inggris, Barat Daya Skotlandia, Spanyol, serta Perancis. Burung ini merupakan salah satu jenis burung yang paling terang dan memiliki ekor yang sangat panjang. Menariknya lagi burung betina jenis ini dapat meletakkan 9 hingga 11 telur yang menetas setelah 3 minggi. Burung ini juga memiliki kemampuan yang luar biasa dalam merasakan bahaya serta ancaman yang tidak biasanya.

3. Hornbill (burung enggang)

Berikutnya adalah burung yang memiliki ukuran dari 11 kaki hingga 3’11. Burung jenis ini merupakan burung omnivora yang bisa memakan buah, serangga, serta hewan kecil. Burung ini memiliki 2 fitur khusus pada tubuhnya, yaitu otot leher yang kuat yang harus mendukung tugas berat. Oleh sebab itu leher burung ini lebih tebal daripada jenis burung lainnya. Burung ini juga merupakan salah satu jenis burung yang memiliki bulu mata.

4. Potoo Bird

Berikutnya adalah salah satu jenis burung yang tinggal di daerah Amerika Tengah dan Selatan. Burung ini aktif pada malam hari yang terkait dengan nightjars dan juga frogmouths. Burung ini tidak memiliki bulu di sekitar mulutnya. Pada siang hari, burung ini juga tidak terbang melainkan duduk tegak di tunggul pohon dan mencoba berkamuflase. Jenis makanan burung ini ialah kumbang, ngengat, belalang, serta rayap.

5. Potoo Bird

Dan yang terakhir adalah jenis burung yang dikarenakan jenis burung ini hanya bisa kalian temukan di pulau Christmas di Samudera Hindia. Tidak sedikit juga orang menyebut jenis burung ini sebagai bajak laut yang kerap mencuri makanan dari burung lainnya. Burung ini memiliki kantung tenggorokan merah yang berguna untuk menarik pasangan lawan jenisnya.

Nah itu dia 5 daftar jenis burung yang wajib kalian ketahui yang ada di dunia dan memiliki bentuk yang aneh serta unik. Masih banyak jenis burung lainnya yang bisa kalian temui dan ketahui dari berbagai jenis pengklasifikasiannya. Sekian informasi ini kami sampaikan, semoga dapat menambah wawasan serta pengetahuan kalian yang komunitas pecinta burung.

Jenis Burung Antik yang Mulai Langka & Hampir Punah di Indonesia

Indonesia merupakan alah satu negara yang kaya akan flora dan faunanya. Salah satu kekayaraan flora yang dimiliki Indonesia adalah berupa adanya ribuan bahkan jutaan jenis macam burung. Indonesia juga memiliki berbagai macam burung antik, yang mana ternyata dari beberapa aneka jenis burung ini sudah banyak yang terancam punah, di mana setiap tahun populasi mereka semakin berkurang serta mengkhawatirkan.

Di mana merurut laporan IUCN (International Union for Conservation of Nature), di Indonesia terdapat 1.206 jenis hewan yang terancam punah. Bahkan dari ribuan hewan tersebut ialah 121 jenis burung dengan populasi yang cukup mengkhawatirkan. Penasaran? Simak lengkapnya berikut ini.

Burung Antik yang Mulai Langka di Indonesia

1. Jalak Bali

Jalak Bali (Leucopsar Rothschildi) merupakan salah satu burung endemik pulau Bali yang merupakan salah satu jenis burung kicau yang memiliki suara bagus dengan tampilan yang begitu menarik sehingga banyak orang yang menggemari burung ini. Burung ini termasuk ke dalam daftar burung langka yang dilindungi, sehingga untuk pemelihata burung ini perlu memiliki kemampuan khusus dalam membudidayakan dan merawatnya dengan baik.

2. Kakatua Kecil Jambul Kuning

Selanjutnya adalah burung berukuran sedang dengan panjang sebesar 35 cm ini termasuk sebagai satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang. Nama lain dari burung ini yaitu Cacatua Sulphurea. Burung ini dilindungi sesuai dengan lampiran yang tertuang di PP no. 7 tahun 1999, di mana ada ketentuan dalam undang-undang no. 5 tahun 1990.

3. Cendrawasih Merah

Burung antik lainnya adalah burung Cendrawasih Merah(Paradisaea Rubra) yang merupakan jenis burung kicau yang memiliki ukuran sedang dengan panjang sebesar 33 cm, dari marga Paradisaea. Burung ini memiliki warna kuning, cokelat, dan juga putih. Burung jantan dewasa yang berukuran 72 cm ini termasuk sebagai bulu hiasan yang berwana merah dara yang berada di bagian sisi perutnya dengan ujung warna putih.

Tidak hanya itu saja, burung ini merupakan salah satu burung asli Indoinesia yang sudah termasuk dalam kategori langka dan terancam punah oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural).

4. Kuau Raja

Berikutnya adalah burung yang ditetapkan menjadi Fauna Identitas adal Provinsi Sumatera Barat. Burung ini memiliki bulu dengan motif bulat bulat seperti pada hal matanya. Warna burung ini terlihat cerah serta bintik-bintik ke abu-abuab yang terlebih saat bulu ekornya dikembangkan. Tetapi jenis burung yang berukuran besar dan berbulu indah ini termasuk sebagai satwa langka di Indonesia. Yang mana burung ini hidup pada permukaan tanah, meski burung ini berukuran besar dapat terbang jarak pendek akan tetapi kemampaun berlari yang dimiliki sangat baik. Tidak hanya itu penciuman serta pendengaran burung ini juga sangatlah tajam.

5. Merak Hijau

Dan yang terakhir adalah Merak Hijau (Pavo Muticus) yang dilindungi. Burung ini juga jenisnya sudag terancam secara keseluruhan baik populasi maupun habitatnya. Merak ini juga tidaklah kalah cantik dengan merak india maupun merak biru.

Nah ini dia 5 daftar jenis burung antik yang di mana tingkat keberadaan dan populasinya kini sudah terancam punah. Dari daftar burung antik yang kami sebutkan di atas ini, jenis manakah yang kalian sukai? Sekian informasi ini kami sampaikan, semoga dapat menambah wawasan serta pengetahuan kalain ya sobat.

Daftar Burung Berjambul Antik yang Cantik Rupanya

Burung merupakan salah satu hewan yang sangatlah menakjubkan. Burung-burung ini memiliki bulu yang indah serta berwarna warni. Burung-burung ini juga memiliki jambul di atas kepalanya. Yang mana jambul-jambul ini terbuat dari bulu-bulu plumulaceous yang artinya adalah bulu yang lunak dan bisa ditekuk. Jenis jambul ini juga memiliki penampilan yang lebih atraktif dan menarik. Kali ini, kami akan menjelaskan jenis burung apa saja yang memiliki jambul indah? Simak lengkapnya berikut ini.

Burung Jambul Antik & Cantik Rupawan

1. Guinea Turaco

Burung ini merupakan burung jambul yang memiliki nama lain (Tauraco persa). Burung ini terlihat mirip dengan rambut mohak yang dicat dengan warna hijau. Panjang jambul yang dimiliki burung ini berukuran 2 inchi atau sepanjang 5 cm yang menjadi fitur tubuh yang paling mencolok. Guinea merupakan salah satu jenis burung yang berukuran sedang dan hidup di sabana dan juga hutan yang ada di Afrika. Kepala dan dada yang dimiliki burung satu ini berwarna hijau dan sementara pada bagian belakang dan ekor berwarna ungu gelap. Jenis makanan favoritnya ialah bunga, buah, dan juga tunas tanaman.

2. Royal Flycatcher

Royal flycatcher (Onychorhynchus coronatus) merupakan burung yang jambulnya berbentuk seperti kipas yang spektakuler berwarna kuning dengan aksen hitam. Burung ini bisa kalian temukan sendiri atau berpasangan di kanopi terbuka. Sarangnya juga tidak kalah menarik. Panjang burung ini mencapai 60 hingga 180 cm yang digantungkan di dahan pohon dan dibangun rendah di atas aliran air. Sarang burung ini dibuat dari rerumputan, serat tanaman, daun mati, bahkan lumut hijau.

3. Himalayan Monal

Berikutnya adalah Himalayan monal (Lophophorus impejanus), hewan endemik Himalaya yang mana bulunya memiliki perpaduan warna biru metalik, hijau, merah, dan juga ungu. Burung jantan ini memiliki bulu kepala berwarna hijau metalik. Burung betinanya berwarna cokelat polos, yang tidak semeriah pejantan. Burung ini juga telah dinobatkan sebagai burung nasional Nepal dan tinggal di ketinggian 4.000 kaki atau (1.219 meter) dari permukaan laut. Makanan kesukaan burung ini adalah biji-bijian, buah, dan juga serangga.

4. Burung Emas

Burung emas (Chrysolophus pictus) merupakan salahs atu burung tercantik di dunia yang memiliki warna cerah dan juga mengagumkan. Sementara burung betina memiliki warna cokelat kusam. Yang paling mengesankan adalah jambul kuning panjang, yang mirip seperti rambut pirang manusia. Proporsi panjang tubuh dan rentang sayapnya terasa kurang seimbang. Di mana panjanganya mampu mencapai 90-105 cm unruk pejantan dan 60-80 cm untuk betina. Tetapi rentang sayapnya hanya sepanjang 65-75 cm. IItulah mengapa burung ini lebih sering berlari atau berjalan dibandingkan terbang.

5. Merpati Nicobar

Dan yang terakhir adalah burung yang bernama ilmial Caloenas nicobarica. Burung ini memiliki bulu hijau berwarna-warni yang memiliki bulu-bulu hijau berwana-warni. Burung ini memiliki bulu panjang berwarna biru kehijauan yang di leher bagian atas. Merpati ini juga dikatakan sebagai kerabat terekat burung dodo yang telah punah.

Nah itu dia beberapa daftar jenis burung yang memiliki jambul antik dan menawan yang wajib kalian ketahui. Jambu burung inilah yang membuat burung ini terkesan antik dan rupawan. Apakah kalian suka dengan burung antik yang memiliki jambul menawan ini? Sekian informasi ini kami sampaikan, semoga dapat emmabntu para sobat sekalian, terima kasih.

Daftar Burung Antik yang Mulai Langka ini Dikenal Memiliki Bentuk yang Indah

Di dunia terdapat sekitar 21.286 jenis hewan teranacm punah yang masuk dalam laporan yang di rilis oleh IUCN (Internasional Union for Conservation of Nature) pada tahun 2013 silam. Di antaranya itu, terdapat ratusan jenis burung dari berbagai dunia, dan juga Indonesia. Beberapa jenis burung hidup di alam liar, tetapi sedikit dari mereka yang memperoleh perlindungan agar tetap lestari dan terjaga dari perburuan yang tidak bertanggung jawab. Terdapat beberapa jenis burung yang mulai langka ini ternyata memiliki bentuk yang indah dan antik serta suara yang merdu. Apa saja jenis burung antik yang terancam akan punah? Simak lengkapnya berikut ini

Burung Antik yang Mulai Langka dan Dikenal Memiliki Bentuk nan Indah

1. Atlantic Puffin

Burung yang pertama ini biasanya dikenal dengan nama biarawan kecil dari Arktika, yang disebut demikian karena bagian atas kepalanya memiliki tudung seperti biarawan. Spesies ini menjadi satu-satunya puffin yang gidup di Samudera Atlantik Utara, sedangkan dua spesies lainnya yaitu Tufted Puffin dan Horned Puffin yang hidup di wilayah Samudera Pasifik Utara. Burung ini merupakan spesies burung laut dari keluargaAuks atau Alcidae. Auks merupakan burung laut penyelam yang hideup di belahan bumi utara. Mereka di sebut antik, karena mereka biasa menggunakan sayap untuk berenang saat memburu mangsa.  

2. Blue Jay

Blue Jay merupakan burung berukuran kecil dengan warna bulu yang terang. Habitat burung ini berada di Amerika Utara, khususnya Amerika Serikat serta Kanda. Burung Jay merupakan burung Omnivora yang suka memakan buah pala, buah jati Belanda, biji-bijian, serangga, bahkan amfibi kecil. Spesies hewan yang saju ini memiliki banyak variasi pada warna bulunya, mulai dari abu-abu hingga warna cokelat. Ciri dengan torehan warna putih serta hitam di bagian ekornya.Burung ini juga sebagain besar hidupnya di daerah tropis.

3. Green Headed Tanager

Selanjutnya ialah burung kecil berwarna warni yang memiliki ukuran rata-rata sebesar 13.5 cm (5.3 inchi) yang beratnya hanya sebesar 18 gram. Tanager berkepala hijau ini memiliki kepala kehijauan atau kebiruan, hitam di punggung, serta pantat berwarna kontras, oranye atau merah. Burung ini memiliki kemiripan, meski warnanya lebih kusam. Burung ini ditemukan di hutan Atlantik bagian selatan-timur Brasil.

4. Golden Pheasant

Golden Pheasant merupakan burung yang memiliki kaki berwarna kunging serta memiliki jambul diatas kepalanya yang berwarna kuning. Dan pada bagian dada tidak ada warna hijauh dan tidak ada garis kuning horizontal. Burung ini di Indonesia dikenal dengan nama pegar emas atau sejenis unggas yang postur tubuhnya mirip dengan burung.

5. Booted Racket-tail Humming Bird

Dan yang terakhir ini adalah kelompok kecil Kolibri dalam genus Ocreatus yang lama dianggap hanya memiliki satu spesies. Burung ini sendiri ditemukan di Cordellera Andes Venezuela utara, Kolombia barat, dan lereng timur Andes di Ekuador. Burung ini terbagi menjadi tiga spesie yaitu ekor raket sepatu bot putih, ekor raket Peru, dan ekor raket sepatu bot keras.

Nah itu dia 5 daftar jenis spesies burung antik yang saat ini mulai melangka. Ini dia beberapa jenis spesies burung yang memiliki beragam keunikan dan keantikan yang dimiliki jenis burung ini. Burung ini ada yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.